[ASI, INVESTASI LAWAN STUNTING]

Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Indonesia

[ASI, INVESTASI LAWAN STUNTING]

[ASI, INVETASI LAWAN STUNTING]

Salam sehat! Halo sobat! Stunting adalah kejadian gagal tumbuh yang sering terjadi pada bayi dan anak. World Helath Organization menyatakan, kejadian gagal tumbuh tersebut salah satunya dikarenakan asupan gizi yang kurang. Asupan gizi yang kurang pada bayi dan anak dapat dicegah melalui pemberian ASI. ASI menjadi nutrisi terbaik bayi dan anak untuk mencegah stunting. Susu formula tidak akan dapat menggantikan ASI. Hal ini dikarenakan:
Komposisi ASI mencakup semua kebutuhan air bayi
Lemak dalam ASI lebih baik, omega 3 dan 6-mya berperan pada perkembangan otak bayi
Laktosa dalam ASI 2x lebih banyak
Protein dalam ASI lebih mudah diserap usus dan tidak menyebabkan alergi
Mineral dalam ASI kualitasnya lebih baik dan lebih mudah diserap

Agar ASI yang diberikan ibu maksimal dan dapat mencegah terjadinya stunting, maka yang harus dilakukan:
Inisiasi Menyusu Dini (IMD)
Berikan ASI yang pertama keluar (kolostrum)
Berikan ASI ekslusif pada bayi usia 0-6 bulan
Jangan berikan makanan/minuman selain ASI pada bayi usia 0-6 bulan
Susui bayi sesuai kebutuhan, minimal 8x sehari
Teruskan pemberian ASI hingga anak berusia 2 tahun

Sumber :
daldukkbpppa.bulelengkab.go.id
Kuchenbecker, J. et al. Exclusive breastfeeding and its effect on growth of Malawian infants: results from a crosssectional study. Paediatr. Int. Child Health 35, 14–23 (2015).
World Helath Organization

#DiRumahAja
#CEGAHCOVID19
#CORONAVIRUS
#COVID19
#VIRUSCORONA
#GERMAS
#GerakanMasyarakatHidupSehat
#ISMKMI
#JARKOMISMKMI
#ISMKMIDIGDAYA
#BerpaduBerdayaGunaUntukIndonesiaSehat
________
DIREKTORAT JARINGAN KOMUNIKASI
IKATAN SENAT MAHASISWA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *